Jaga Kebersihan, Masyarakat Balikpapan Harus Waspada Kasus DBD  

oleh -
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Kejadian kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di rumah sakit masih lebih tinggi tahun lalu dari pada tahun 2022. Terakhir angka kasus DBD di Kota Balikpapan mencapai 336  kasus dan yang paling tinggi masih di Kecamatan Balikpapan Selatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty kepada awak media di Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat (24/6/2022).

Dio sapaan karibnya mengatakan, kasus DBD wilayah Kecamatan Balikpapan Selatan itu sejak dulu memang selalu tinggi. Meskipun, pernah mengalami penurunan tetapi tahun ini kembali naik lagi.

“Kita pernah menjadikan Kecamatan tersebut sebagai projek percontohan dengan inovasi kelambu Air, kemudian (kasus) turun di Kecamatan Selatan. Dan tahun ini baru naik lagi,” ujarnya.

Berdasarkan informasi pada tanggal 15 Juni 2022, lanjut Dio mengatakan terdapat kasus DBD di wilayah Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan Selatan sudah ada yang meninggal dunia.

Diketahui, seorang anak berusia sembilan bulan sempat dirawat di RSUD Beriman. 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.