BorneoFlash.com, SENDAWAR – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 70 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat.
Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), pada Jumat (22/8/2025).
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Nanang Adriani dan Sekretaris Daerah Ayonius. Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan momentum penting yang sarat makna.
“Pelantikan ini merupakan bentuk pengakuan atas kompetensi, integritas, dan dedikasi yang telah Saudara tunjukkan selama ini. Ini bukan hanya kepercayaan, tetapi juga amanah besar yang harus dijaga,” ujarnya.
Pelantikan tersebut didasarkan pada sejumlah regulasi, di antaranya UU Nomor 20 Tahun 2017 tentang Aparatur Sipil Negara, PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS (sebagaimana telah diubah), Perda Kutai Barat Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.2.6/4703/OTDA tanggal 12 Agustus 2025, dengan memperhatikan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara.
Bupati Frederick Edwin menekankan agar para pejabat memandang jabatan sebagai tanggung jawab, bukan sekadar hak istimewa.
“Saya berharap Saudara dapat bekerja dengan integritas, loyalitas, serta profesionalisme. Hindari segala bentuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan jadilah teladan bagi staf maupun masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi keberhasilan program pembangunan.
“Tidak ada program yang bisa berhasil jika kita berjalan sendiri. Rajutlah kerja sama yang solid, baik di internal unit kerja maupun antar-OPD, agar visi dan misi daerah dapat tercapai secara terpadu. Jadilah pemimpin yang melayani, mengayomi, dan meneladani,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi yang pertama sejak Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat dilantik pada Februari lalu di Jakarta. Dengan menempatkan pejabat baru di posisi strategis, diharapkan tumbuh semangat baru untuk mewujudkan Kutai Barat yang Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat. (*)






