BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Bertahun-tahun warga Jalan Sidomulyo RT 01 Kelurahan Margomulyo Kecamatan Balikpapan Barat (Balbar) mengeluhkan air PDAM yang tidak mengalir. Sehingga kebutuhan air bergantung pada suplai air truk PDAM.
"Di Wilayah kami mati air, ini bukan hanya sekali saja tetapi sudah berkali-kali. Ini yang terakhir sudah hampir tahun kedua dan setiap hari bergantung pada suplai dari truk PDAM," jelas salah seorang warga Jalan Sidomulyo RT 01 No. 9 Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat Ahmad Widodo kepada awak media, Sabtu (25/3/2022).
Ahmad Widodo mengakui bahwa wilayah ini memang tidak pernah kehabisan air tapi begitu repotnya warga apabila memerlukan air. Selalu bergantung suplai dengan membeli air dari truk tangki PDAM.
Ahmad mengatakan, selama tinggal di wilayah ini pernah juga air tidak mengalir selama 4-5 tahun. Pada saat itu, sempat adanya pergantian pegawai yang mengurusi gangguan PDAM di wilayah Balikpapan Barat dan air sempat mengalir, tetapi selanjutnya tidak mengalir lagi hingga 2 tahun terakhir ini.
"Pernah mengadu ke wali kota lebih dari sekali tetapi tidak ada tanggapan, akhirnya datangi gedung biru tempatnya wartawan, biar suara kami didengar tapi tetap nggak ada tanggapan, " ujarnya.
Ia mengungkapkan sejak malam tahun baru 2020 air tidak mengalir sampai sekarang. Apalagi disaat pandemi Covid-19, masyarakat harus menerapkan perilaku hidup sehat salah satunya setiap pulang ke rumah harus mencuci tangan, mandi dan ganti baju. Dengan keterbatasan air tentunya hal ini menambah sulit keadaan.
" Ini buat hajat tiap pagi dibatasi cuman lima gayung, Jadi kalau orang mandi itu istilahnya 2 gayung pakai sabun 3 gayung sudah harus handukan. Kalau tidak begitu tidak cukup satu tangki selama 5 hari," urainya.
Ahmad berharap Walikota Balikpapan dapat memperhatikan permasalahan kebutuhan pokok warga seperti air bersih, sehingga semua masyarakat bisa menikmati air bersih.
Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan Rachmad Julianto mengakui apabila sejumlah lokasi pelayanan di wilayah Barat kondisi pelayanannya memang tidak baik atau jauh dari standar pelayanan, termasuk juga di sekitar sidomulyo. Pasalnya, wilayah terletak pada dataran tinggi.
"Untuk pastinya, saya akan menanyakan ke Kasubbag distribusi wilayah barat tersebut, apakah RT 01 sudah lama tidak mengalir," terangnya.
Meski demikian, pihaknya masih mengupayakan dengan ketersediaan sumber air yang ada sehingga dapat meningkatkan pelayanan di wilayah Barat.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar