Permintaan Booster Melonjak 100 Persen, Sejak Diberlakukan Sebagai Syarat Mudik 2022

oleh -
Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pemerintah mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat mudik lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah yang telah mengikuti vaksinasi dosis ketiga atau Booster tidak perlu melampirkan syarat pemeriksaan PCR maupun antigen.

Sehingga, pelayanan kesehatan vaksinasi di central vaksinasi mengalami peningkatan. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan bahwa terjadi lonjakan permintaan dosis ketiga.

“Kita memulai (dosis tiga)  kemarin dan terjadi lonjakan 100 persen permintaan dosis tiga sampai 2 ribu lebih teman-teman melayani di Dome,” jelasnya kepada awak media, Jumat (25/3/2022).

Tak hanya hari itu, lonjakan permintaan dosis tiga pun terjadi pada hari ini, Jumat (25/3/2022). “Saya mendapatkan laporan juga terjadi lonjakan di Gedung Kesenian dan besok akan kita lihat lagi hari ketiga di Mall Pentacity,” ucapnya.

Ya memang, pemerintah memberlakukan Booster sebagai syarat melengkapi vaksinasi bagi  masyarakat mudik dengan tujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat selama mudik.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.