BorneoFlash.com, TANA PASER - Bupati Paser minta masyarakat tidak takut disuntik vaksin sinovac, hal tersebut bertujuan untuk melindungi dari bahaya Covid-19.
Hal itu diungkapkan oleh Bupati Paser dr. Fahmi Fadli usai disuntik vaksin bersama Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf.
Penyuntikan vaksin tersebut berlangsung di ruang VIP RSUD Panglima Sebaya, Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Rabu (3/3/2021).
Fahmi menjelaskan, pada prinsipnya, ia mengikuti program Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.
Menurutnya, alaupun telah di suntik vaksin namun tetap harus menjaga 5M sesuai Protokol Kesehatan.
"Kita harus tetap menjaga 5M, yaitu Menjaga Jarak, Memakai Masker, Menghindari Kerumunan, Mencuci Tangan, dan mengurangi mobilitas," jelasnya.
Setelah disuntik vaksin, Bupati Paser mengaku tidak mengalami gejala apapun.
"Setelah disuntik vaksin, kemudian kami diobservasi selama 30 menit namun tidak mengalami gejala apapun," katanya.
Untuk itu, Bupati Paser menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk disuntik vaksin karena Ia dan Wakil Bupati Paser telah mengalaminya sendiri.
"Semoga dengan adanya vaksin ini, Covid-19 yang ada di Dunia maupun Nasional, khususnya di Kabupaten Paser bisa terkendali atau bahkan sudah hilang," harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Paser mengajak masyarakat untuk bersedia menerima vaksin jika diberi kesempatan.
"Kami berdua sudah di vaksin dan tidak perlu takut, karena hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan kita, jika nantinya ada program vaksin untuk masyarakat, Mari berbondong-bondong untuk datang di vaksin," ajak Wabup Paser.
Masitah menegaskan, kesehatan itu lebih penting dan Pemerintah sudah mendukung hal itu.
(BorneoFlash.com/ Fitriani)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar