BorneoFlash.com, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecam keras dugaan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati di pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Ia menegaskan aparat harus menindak tegas pelaku dan menjalankan proses hukum secara transparan serta berkeadilan.
Gibran menyatakan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan perlindungan anak.
Ia menekankan sekolah dan pesantren wajib menjadi lingkungan yang aman bagi peserta didik.
Ia juga meminta pendampingan psikologis dan pemulihan trauma bagi korban dilakukan secara intensif. Pemerintah akan memperkuat pengawasan untuk mencegah kasus serupa terulang.
Sebelumnya, dugaan pencabulan menimpa sedikitnya 50 santriwati di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati.
Polisi telah menetapkan pengasuh berinisial AS sebagai tersangka, namun hingga kini belum menahannya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar