DPRD Kutai Kartanegara

Kukar Ingin Swasta Ikut Bangun Pariwisata, Tak Lagi Bergantung Penuh pada APBD

lihat foto
Ketua Pansus DPRD Kukar, Ahmad Akbar Haka. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Ketua Pansus DPRD Kukar, Ahmad Akbar Haka. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Potensi pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai masih sangat besar untuk dikembangkan. 

Namun di tengah keterbatasan anggaran daerah, keterlibatan perusahaan swasta dianggap penting agar pembangunan destinasi wisata dan event budaya bisa berjalan lebih maksimal.

Ketua Pansus DPRD Kukar, Ahmad Akbar Haka, mengatakan sektor pariwisata tidak bisa lagi hanya mengandalkan pembiayaan pemerintah daerah. 

Menurutnya, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kukar juga perlu ikut mengambil peran melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) maupun Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kita ingin ada kolaborasi nyata. Misalnya satu perusahaan membantu satu destinasi wisata atau mendukung satu event budaya. Kalau itu berjalan, dampaknya akan langsung terasa bagi masyarakat,” Jelasnya, pada Selasa (19/5/2026). 

Akbar menilai dukungan swasta dapat membuka peluang lebih besar bagi pengembangan wisata di Kukar, terutama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi warga di sekitar kawasan wisata.


Menurutnya, bantuan perusahaan tidak selalu harus dalam bentuk dana. Dukungan bisa diwujudkan melalui pembangunan fasilitas umum, akses jalan, kebersihan kawasan, sanitasi hingga promosi destinasi wisata.

“Yang penting ada keterlibatan berkelanjutan. Karena potensi wisata Kukar sebenarnya sangat besar kalau dikelola serius,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan destinasi wisata yang benar-benar memiliki potensi mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan begitu, dukungan perusahaan nantinya bisa lebih tepat sasaran dan memberi dampak ekonomi jangka panjang.

“Kita tidak ingin hanya fokus membangun tempat baru lalu meninggalkan destinasi lama. Semua harus dipetakan supaya pengembangannya jelas dan berkelanjutan,” tuturnya.

Akbar berharap keterlibatan perusahaan ke depan mampu memperkuat sektor pariwisata Kukar sehingga tidak hanya menjadi sektor pendukung, tetapi juga bisa tumbuh sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar