Berbeda dengan proyek-proyek Paradise Indonesia sebelumnya yang identik dengan pembangunan apartemen, hotel bertingkat, dan pusat perbelanjaan besar, 88 Plaza mengusung konsep low-density development yang menawarkan kawasan bisnis lebih nyaman, eksklusif, dan terintegrasi.
Anthony menjelaskan, konsep ini menghadirkan ruang usaha modern dengan kepadatan bangunan lebih rendah, ruang terbuka hijau lebih luas, serta tenant yang dikurasi khusus untuk mendukung gaya hidup kekinian.
“Kami ingin menghadirkan kawasan komersial yang tidak sekadar deretan ruko biasa. Tenant akan dikurasi untuk konsep lifestyle seperti F&B, kafe, lifestyle office, dan usaha kreatif lainnya,” jelasnya.
88 Plaza Balikpapan dirancang memiliki tiga komponen utama, yakni Business Hub, Lifestyle Hub, dan pengembangan residensial di masa depan. Kawasan ini juga menghadirkan berbagai fasilitas modern seperti co-working space, virtual office, pusat kuliner 88 Yard, taman terbuka 88 Park, hingga area olahraga dan kebugaran 88 Arena.
Pada tahap awal, proyek ini menghadirkan 49 unit ruko eksklusif dengan harga mulai sekitar Rp3 miliar per unit. Groundbreaking direncanakan berlangsung pada kuartal ketiga tahun ini dengan estimasi pembangunan tahap awal selama 20 hingga 24 bulan.
Paradise Indonesia juga menegaskan komitmennya terhadap tata kelola pengembangan yang tertib dan profesional. Anthony memastikan perusahaan tidak akan memulai penjualan maupun pembangunan sebelum seluruh perizinan dinyatakan lengkap.
“Kami baru mendapatkan PBG pada 31 Desember 2025. Itu sebabnya kami memastikan seluruh legalitas selesai terlebih dahulu sebelum memulai pembangunan. Budaya disiplin administrasi ini sangat penting bagi kami,” tegas Anthony.

Direktur PT Mitra Gemilang Mahacipta, Dr. Andri Hadi, menyebut Balikpapan memiliki fundamental ekonomi yang sangat kuat dengan daya beli masyarakat tinggi, sehingga menjadi lokasi strategis untuk investasi jangka panjang.
“88 Plaza Balikpapan dirancang dengan perencanaan matang melalui strategi kurasi tenant dan pengelolaan profesional agar mampu menjadi kawasan komersial berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui konsep modern dan posisi strategis di kawasan penyangga IKN, 88 Plaza Balikpapan diharapkan menjadi ikon baru pertumbuhan ekonomi dan gaya hidup urban di Kalimantan Timur. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar