Terkait perbaikan, ia memastikan pekerjaan telah mulai dilakukan dan ditargetkan rampung dalam waktu singkat.
“Proses perbaikan sudah mulai dilaksanakan hari ini, dan ditargetkan seluruh fasilitas dapat kembali normal dalam waktu kurang lebih lima hari,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas seperti biasa serta menjaga stabilitas sosial di Kota Samarinda. Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari perpecahan yang berkepanjangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam polarisasi yang berkepanjangan. Saat ini adalah momentum untuk kembali beraktivitas dan bersama-sama menjaga kondusivitas serta memperkuat persatuan,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan media yang dinilai berperan dalam menjaga situasi tetap aman dan terkendali selama aksi berlangsung.

“Kota ini adalah milik kita bersama. Oleh karena itu, tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya juga berada di pundak seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kawasan Teras Samarinda menjadi salah satu titik konsentrasi massa dalam aksi 21 April 2026.
Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup sebelumnya juga telah melakukan pembersihan sisa-sisa sampah di sepanjang Jalan Gajah Mada setelah kegiatan tersebut. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar