BorneoFlash.com, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk tim optimalisasi untuk memastikan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tepat sasaran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
BGN memfokuskan program ini kepada siswa yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan, tim tersebut dibentuk setelah pihaknya melakukan inspeksi dan investigasi di sejumlah sekolah serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menemukan banyak makanan MBG tidak dikonsumsi siswa.
BGN kini menyisir penerima manfaat, dimulai dari DKI Jakarta, lalu diperluas ke daerah lain. BGN juga menghentikan penyaluran MBG ke sekolah swasta mahal, serta mendata siswa di sekolah negeri kawasan elit melalui kuesioner.
Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi anggaran dan mencegah pemborosan akibat food waste. Nanik menegaskan, banyak siswa tidak memakan MBG karena bosan dengan menu atau memilih jajan di kantin.
BGN juga menindaklanjuti masukan DPR dan kepala daerah agar program MBG hanya menyasar siswa dari keluarga yang benar-benar membutuhkan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar