Pemerintah Kota Samarinda

Produksi Sampah Meningkat, Samarinda Siapkan Fasilitas Pengolahan Berkapasitas Besar

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengakui bahwa pembangunan 10 unit insinerator yang telah dilakukan belum mampu menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh. 

Tingginya volume sampah harian menjadi tantangan utama yang masih dihadapi hingga saat ini.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan di Kota Tepian telah melampaui 600 ton setiap hari. Kondisi tersebut membuat kapasitas fasilitas pengolahan yang ada dinilai belum memadai.

“Tentu saja kapasitas yang ada saat ini belum mencukupi, mengingat volume sampah harian di Samarinda telah melebihi 600 ton,” ujarnya, pada Senin (6/4/2026).

Sebagai upaya jangka panjang, Pemkot Samarinda kini tengah menyiapkan rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah berskala besar.

Proyek tersebut direncanakan akan berlokasi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan.

Menurut Andi Harun, berbagai alternatif teknologi tengah dipertimbangkan secara matang, mulai dari penggunaan insinerator berkapasitas besar hingga penerapan sistem pengolahan sampah berbasis energi atau waste to energy.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar