Pemerintah Kota Samarinda

Pemkot Samarinda Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong Lewat Rotasi dan Manajemen Talenta

zoom-inlihat foto
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana segera mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) yang saat ini masih kosong. 

Beberapa posisi yang akan diisi merupakan jabatan strategis, termasuk Kepala Inspektorat yang mengalami kekosongan setelah adanya pergeseran pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kekosongan sejumlah jabatan tersebut terjadi setelah Neneng Chamelia Shanti resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda. Penunjukan tersebut memicu terbukanya beberapa posisi penting lain yang harus segera diisi agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa pengisian jabatan yang masih kosong akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Ia menyebutkan bahwa terdapat beberapa posisi strategis yang saat ini belum terisi.

“Setelah ini kami akan melakukan pengisian jabatan-jabatan lain yang masih kosong. Terdapat beberapa JPT yang belum terisi, antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Inspektorat, Asisten I, Sekretaris Dewan, serta beberapa jabatan lainnya,” ujarnya, pada Rabu (8/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Samarinda menyiapkan dua metode utama untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut. 

Metode pertama dilakukan melalui rotasi atau pergeseran jabatan, sedangkan metode kedua melalui penerapan sistem manajemen talenta berbasis kinerja aparatur sipil negara.

Menurut Andi Harun, rotasi jabatan akan dilakukan apabila dinilai memungkinkan, terutama untuk memberikan penyegaran dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar