DPRD Kutai Kartanegara

Rencana Jembatan Sanga Sanga Anggana Kembali Menguat di DPRD Kukar

lihat foto
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana 
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana 

BorneoFlash.com, KUKAR - Rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sanga-Sanga dan Anggana kembali mengemuka di lingkungan DPRD Kutai Kartanegara (Kukar).

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mendorong pemerintah daerah agar segera menyiapkan perencanaan teknis sehingga proyek tersebut dapat diprogramkan pada tahun anggaran 2027.

Ahmad Yani menilai, selama ini pembangunan jembatan tersebut belum menunjukkan kemajuan berarti karena belum ditopang kesiapan perencanaan yang matang.

Padahal, keberadaan jembatan dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pemerataan pelayanan publik antar-kecamatan.

“Persiapan harus dimulai sejak sekarang agar rencana ini tidak kembali berhenti di tahap wacana,” ungkap Ahmad Yani, pada Jumat (23/1/2025).

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur strategis tidak harus menunggu kesiapan anggaran daerah secara penuh. Menurutnya, langkah awal yang paling penting adalah menyusun perencanaan yang jelas dan terukur agar peluang pendanaan bisa dibuka lebih luas.


“Dengan perencanaan yang matang, skema pembiayaan bisa disesuaikan dan tidak hanya bergantung pada APBD kabupaten,” katanya.

Terkait pendanaan, Ahmad Yani menyebut pembangunan jembatan Sanga-Sanga–Anggana memungkinkan untuk didukung melalui berbagai sumber, mulai dari APBD Provinsi Kalimantan Timur, APBN melalui Kementerian PUPR, hingga keterlibatan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Meski demikian, ia mengakui peluang dimulainya pengerjaan fisik pada 2026 masih terbatas karena keterbatasan anggaran serta belum masuknya proyek tersebut dalam perencanaan awal daerah.

Karena itu, pembahasan sejak tahun ini dinilai menjadi langkah paling realistis agar pelaksanaan pembangunan dapat dimulai pada 2027.

“Target 2027 akan lebih rasional jika seluruh proses persiapannya mulai dirapikan dari sekarang,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan jembatan ini nantinya tidak hanya mempermudah akses transportasi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat pemerataan layanan publik di wilayah Sanga-Sanga dan Anggana.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar