BorneoFlash.com, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kamis (22/1/2026), meluncurkan Dewan Perdamaian yang dibentuk pemerintahannya. Trump menyatakan dewan tersebut akan bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menangani berbagai krisis global, tidak terbatas pada konflik di Jalur Gaza.
Trump menyampaikan pernyataan itu saat menjamu hampir dua lusin pemimpin dunia di sela Forum Ekonomi Dunia, bersamaan dengan penandatanganan dokumen pendirian Dewan Perdamaian. Ia menegaskan dewan tersebut berkomitmen memastikan Gaza didemiliterisasi, dikelola dengan baik, dan dibangun kembali. Trump juga membuka peluang memperluas mandat dewan ke isu-isu global lain seiring keberhasilan upaya di Gaza.
Selain itu, Trump menekankan Dewan Perdamaian akan bekerja bersama PBB setelah lembaga tersebut terbentuk sepenuhnya. Menurutnya, kolaborasi dengan PBB dapat menghasilkan peran yang lebih efektif dalam menjaga stabilitas global.
Perwakilan dari sejumlah negara telah menandatangani dokumen pendirian Dewan Perdamaian. Namun, pemerintah Amerika Serikat hingga kini belum mengumumkan rincian mandat resmi maupun piagam lembaga tersebut. (*)





