BorneoFlash.com, SAMARINDA – Ketergantungan Kota Samarinda terhadap pasokan bahan pangan dari luar daerah masih menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda.
Hingga kini, sejumlah komoditas utama dinilai belum mampu dipenuhi dari produksi lokal sehingga kebutuhan masyarakat masih mengandalkan distribusi dari berbagai wilayah di luar Kalimantan Timur.
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Kamaruddin, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan sektor pertanian daerah belum berkembang secara optimal.
Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, bawang merah, dan bawang putih masih didatangkan dari luar daerah untuk memenuhi permintaan masyarakat.
“Seperti sayur-mayur, bawang merah dan bawang putih itu masih disuplai dari luar Kaltim. Beras juga begitu, ada yang dari Jawa Timur, Jawa Barat, Indramayu dan sebagian juga dari Sulawesi,” ungkap Kamaruddin, pada Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, kemampuan produksi pangan lokal saat ini masih terbatas. Meski beberapa jenis sayuran dapat dipenuhi dari hasil pertanian setempat, ketersediaannya belum cukup untuk menjadikan Samarinda sebagai daerah yang mandiri dalam ketahanan pangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar