BorneoFlash.com, SAMARINDA — Muhaimin resmi dipercaya memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur (Kaltim).
Penunjukan tersebut menempatkan mantan Sekretaris Daerah Kota Balikpapan itu pada posisi strategis dalam merumuskan arah kebijakan serta perencanaan pembangunan daerah di tingkat provinsi.
Usai dilantik, Muhaimin menyampaikan bahwa terdapat tiga aspek utama yang menjadi penekanan awal dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Bappeda Kaltim.
Ketiga hal tersebut meliputi pemaknaan jabatan sebagai amanah, penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, serta menjaga keberlanjutan program pembangunan yang telah berjalan.
Pada aspek pertama, Muhaimin menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan bentuk kepercayaan dari pimpinan daerah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia berkomitmen melaksanakan seluruh tugas secara optimal dengan mengedepankan ketepatan dan kecepatan dalam pengambilan keputusan, sekaligus memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Jabatan ini adalah amanah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Setiap keputusan harus diambil secara cepat, tepat, dan tetap berorientasi pada kepentingan publik,” ujar Muhaimin.
Aspek kedua yang menjadi perhatian adalah penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah.
Muhaimin menilai pengalaman birokrasi serta jaringan kerja yang telah dibangun selama ini menjadi modal penting untuk menciptakan komunikasi yang efektif dan sinergis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sementara itu, keberlanjutan program menjadi aspek ketiga yang ditekankan. Muhaimin memastikan bahwa berbagai program yang telah berjalan di Bappeda Kaltim akan tetap dilanjutkan, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan pembangunan dan arah kebijakan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Program-program yang telah berjalan akan tetap dilanjutkan dan dioptimalkan sesuai dengan kebutuhan serta arah pembangunan daerah ke depan,” katanya.
Terkait pelaksanaan program prioritas Gubernur Kalimantan Timur, Muhaimin menegaskan bahwa seluruhnya wajib dijalankan.
Ia menyebut visi, misi, serta agenda prioritas kepala daerah telah dirumuskan secara jelas dan seluruh proses perencanaannya berada dalam lingkup kerja Bappeda Kaltim sebagai institusi perencana pembangunan daerah.
Selain itu, Muhaimin juga menyatakan komitmennya untuk mendukung Sekretaris Daerah Provinsi dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur, khususnya dalam penyusunan serta implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun mendatang.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar