Selain itu, ia meminta kolam retensi yang sedang dibangun dipasangi pagar demi keselamatan anak-anak dan untuk mengurangi risiko banjir.
Handi, perwakilan pelaksana Bizhub Kariangau, menyatakan perusahaan menerima seluruh masukan pemerintah dan telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Ia memastikan Bizhub akan mempercepat pembangunan pengendali banjir serta menambah pagar pengaman pada kolam retensi.
Pemkot Balikpapan menekankan dua hal: yakni pembangunan tetap dapat berjalan, tetapi masyarakat tidak boleh menanggung risikonya.
Penegasan ini menjadi pesan penting bagi semua pengembang di Balikpapan, bahwa percepatan investasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan perlindungan lingkungan.
Adanya langkah pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah-wilayah pengembangan kota.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar