“Semoga tahun depan perencanaannya bisa dimulai, dan kalau anggaran memungkinkan, kita bangun tampungan air sementara itu,” kata Bagus.
Untuk langkah cepat, Pemkot saat ini melakukan normalisasi saluran menggunakan excavator mini. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas saluran dalam menahan debit air saat hujan.
“Normalisasi ini langkah jangka pendek yang mudah-mudahan cukup membantu,” tambahnya.
Bagus menjelaskan bahwa karakteristik wilayah Graha Indah yang memiliki pasang surut tinggi turut memperburuk kondisi drainase. Saat air pasang sudah mencapai setengah tinggi saluran, hujan deras akan langsung memperparah genangan.
Karena penanganan banjir dilakukan berdasarkan skala prioritas, ia meminta warga tetap bersabar. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Graha Indah sudah masuk radar utama pemerintah. “Kita akan lihat mana yang dampaknya paling besar, dan Graha Indah sudah ada dalam rencana prioritas kami,” tegasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar