Ketiga, distributor diimbau agar segera menyalurkan kembali stok beras yang sebelumnya ditarik dari peredaran.
Felix, perwakilan CV Dermaga selaku distributor beras merek Kura-kura, memastikan kondisi pasokan di perusahaannya relatif stabil.
“Memang sempat ada kendala saat proses penarikan, tetapi kualitas produk kami sesuai dengan standar pemerintah. Hingga kini stok di pelabuhan masih tersedia sekitar 250 hingga 300 ton,”jelas Felix.
Dari pihak Bulog Kaltim, disampaikan bahwa cadangan beras medium yang tersebar di enam kabupaten/kota mencapai 8.900 ton.
“Kami rutin menyalurkan beras SPHP di seluruh daerah. Selain itu, penyaluran bantuan pangan juga sudah melampaui target, yakni sekitar 1.600 ton dengan dukungan Kodim dan Polres,”ungkap perwakilan Bulog.
Bulog juga berencana mengalokasikan sekitar 100 ton beras setiap minggu untuk pasokan ke ritel modern.
Dengan langkah-langkah tersebut, Rudy menekankan agar masyarakat tetap tenang.
“Warga Kaltim tidak perlu melakukan pembelian berlebihan. Kecuali di Mahulu yang sempat terhambat faktor cuaca, secara umum kondisi pasokan di provinsi ini masih normal,”pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar