Pemprov Kaltim

Pemprov Kaltim Pastikan Pasokan Beras Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

lihat foto
Gubernur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Saat Konferensi Pers terkait isu Stabilitas Stok dan Harga Beras di Ruangan Ruhui Rahayu, pada Selasa (19/8/2025). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Gubernur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Saat Konferensi Pers terkait isu Stabilitas Stok dan Harga Beras di Ruangan Ruhui Rahayu, pada Selasa (19/8/2025). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Langkah kedua, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota serta TPID untuk memantau harga maupun ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

Ketiga, distributor diimbau agar segera menyalurkan kembali stok beras yang sebelumnya ditarik dari peredaran.

Felix, perwakilan CV Dermaga selaku distributor beras merek Kura-kura, memastikan kondisi pasokan di perusahaannya relatif stabil.

“Memang sempat ada kendala saat proses penarikan, tetapi kualitas produk kami sesuai dengan standar pemerintah. Hingga kini stok di pelabuhan masih tersedia sekitar 250 hingga 300 ton,”jelas Felix.

Dari pihak Bulog Kaltim, disampaikan bahwa cadangan beras medium yang tersebar di enam kabupaten/kota mencapai 8.900 ton.

“Kami rutin menyalurkan beras SPHP di seluruh daerah. Selain itu, penyaluran bantuan pangan juga sudah melampaui target, yakni sekitar 1.600 ton dengan dukungan Kodim dan Polres,”ungkap perwakilan Bulog.

Bulog juga berencana mengalokasikan sekitar 100 ton beras setiap minggu untuk pasokan ke ritel modern.

Dengan langkah-langkah tersebut, Rudy menekankan agar masyarakat tetap tenang.

“Warga Kaltim tidak perlu melakukan pembelian berlebihan. Kecuali di Mahulu yang sempat terhambat faktor cuaca, secara umum kondisi pasokan di provinsi ini masih normal,”pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar