SRT 24 Samarinda Resmi Dibuka, 100 Siswa Perdana Mulai Jalani Pendidikan Berasrama Gratis

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Janif Zulfiqar
Suasana Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari pembukaan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Suasana Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari pembukaan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
banner 300×250

“Pendidikan adalah kunci untuk mengubah bonus demografi menjadi kekuatan ekonomi. Tanpa ijazah dan keterampilan yang memadai, generasi usia produktif berisiko menjadi beban, bukan aset,”ujarnya.

 

Kepada para pendidik, ia mengingatkan agar pembelajaran tidak semata berorientasi pada akademik, melainkan juga menjadikan pembinaan karakter sebagai amanat moral sekaligus kewajiban konstitusional. 

 

Sementara itu, para orang tua diminta mendukung penuh agar anak-anak dapat menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh.

 

Kebahagiaan juga dirasakan para siswa yang terpilih. Safira Mulia, putri seorang penjual gorengan, mengungkapkan rasa syukurnya dapat bergabung di sekolah ini. 

 

“Alhamdulillah, saya sangat senang. Semua perlengkapan untuk tinggal di asrama sudah saya siapkan,”ucapnya.

 

Hal serupa disampaikan Miftahul Jannah, anak seorang pekerja katering, yang tak sabar memulai pengalaman baru tinggal di asrama. 

 

“Saya merasa gembira dan bersemangat. Ini akan menjadi pengalaman berbeda karena tidak tinggal bersama keluarga lagi,”tuturnya. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.