Berita Kota Balikpapan

Koperasi Semayang Balikpapan Rayakan HUT ke-12, Dorong UMKM Kuat dan Mandiri Lewat Semangat Berkoperasi

lihat foto
Koperasi Semayang Kota Balikpapan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 yang digelar meriah di Mall Ewalk Balikpapan Superblock, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist
Koperasi Semayang Kota Balikpapan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 yang digelar meriah di Mall Ewalk Balikpapan Superblock, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Koperasi Semayang Kota Balikpapan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 dengan semangat baru mendorong pelaku UMKM lebih kuat dan mandiri melalui wadah koperasi.

Perayaan digelar meriah dirangkai dengan berbagi Kebahagian kepada anak yatim, di Atrium Mall Ewalk Balikpapan Superblock, pada Sabtu (26/7/2025).

Ketua Koperasi Semayang Balikpapan, Sri Astuti Wijaya, mengatakan bahwa tema Semangat Berkoperasi bagi UMKM Kota Balikpapan mencerminkan komitmen koperasi untuk memperkuat pelaku usaha kecil dan menengah melalui kolaborasi, pelatihan, serta pemasaran bersama.

“Dengan berkoperasi, UMKM akan lebih kuat. Kami tidak hanya mengejar omzet, tapi juga memperluas jaringan dan mencari mitra usaha baru,” jelasnya, pada Senin (28/7/2025).

Koperasi yang anggotanya merupakan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) ini fokus pada produksi makanan ringan, oleh-oleh khas Balikpapan, serta kerajinan. Produk-produk unggulan mereka kini telah dipasarkan tidak hanya di Balikpapan, tetapi juga merambah pasar modern di Samarinda hingga Palangkaraya.

Koperasi Semayang Kota Balikpapan saat berbagi bersama anak yatim dalam merayakan HUT ke-12 yang digelar meriah di Mall Ewalk Balikpapan Superblock, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist
Koperasi Semayang Kota Balikpapan saat berbagi bersama anak yatim dalam merayakan HUT ke-12 yang digelar meriah di Mall Ewalk Balikpapan Superblock, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist

“Anggota kami saat ini berjumlah 34 orang. Kami tekankan pentingnya fokus dan komitmen dalam memproduksi barang, bukan sekadar berdagang. Produksi adalah jati diri IKM, karena itu kami selalu dorong anggota untuk konsisten dan terus berinovasi,” tegas Sri Astuti.

Tak sekadar menjadi wadah produksi, Koperasi Semayang juga aktif menyelenggarakan berbagai pelatihan keterampilan bagi anggotanya maupun masyarakat umum. Pelatihan ini banyak difasilitasi oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Balikpapan maupun Dinas Perdagangan.


Dalam aspek permodalan, koperasi juga menyediakan pinjaman lunak kepada anggota dari hasil simpanan wajib dan keuntungan penjualan produk.

“Misalnya menjelang Lebaran, kami bantu anggota dengan modal untuk membeli bahan produksi. Meskipun tidak besar, ini sangat membantu mereka untuk tetap berproduksi,” tambahnya.

Sri Astuti juga mengajak pelaku UMKM lain di Balikpapan untuk bergabung khususnya bagi yang sudah memiliki produk. Dalam keanggotaan menekankan pentingnya keaktifan dan kesiapan dalam mengikuti kegiatan pemasaran dan pelatihan yang digelar koperasi.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi pelaku UMKM yang mau bergabung. Yang penting siap memproduksi, siap bekerjasama, dan aktif mengikuti program,” ujarnya.

Namun, kondisi perekonomian yang belum stabil, termasuk dampak dari efisiensi anggaran pemerintah, turut mempengaruhi penjualan produk oleh-oleh sehingga para anggota banyak beralih memproduksi barang lain seperti produk sambel, bumbu masak dan juga frozen.

Koperasi Semayang Kota Balikpapan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 yang digelar meriah di Mall Ewalk Balikpapan Superblock, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist
Koperasi Semayang Kota Balikpapan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 yang digelar meriah di Mall Ewalk Balikpapan Superblock, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist

Meskipun permintaan sempat menurun jelang Lebaran, akan tetapi perlahan membaik setelahnya. “Kegiatan nasional yang digelar di Balikpapan, seperti Dekranasda, cukup membantu meningkatkan penjualan dan eksistensi koperasi kami,” pungkasnya.

Koperasi Semayang kini tak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga representasi dari semangat bertahan dan tumbuh bersama di tengah dinamika ekonomi. Semangat ini diharapkan bisa terus menjalar ke lebih banyak pelaku UMKM di Balikpapan. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar