DPRD Kota Balikpapan

Budiono Dorong Investigasi Menyeluruh Terkait Dugaan BBM Bermasalah

lihat foto
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono. Foto: BorneoFlash/Ardian
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono. Foto: BorneoFlash/Ardian

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Menanggapi keluhan warga mengenai kendaraan yang mogok setelah mengisi bahan bakar di sejumlah SPBU, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta investigasi menyeluruh terhadap kualitas BBM yang beredar di kota Balikpapan.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menilai respons cepat dari Polresta Balikpapan dan PT Pertamina Niaga dalam melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa SPBU sebagai langkah positif.

"Kami mengapresiasi kepolisian dan Pertamina yang segera turun ke lapangan untuk mengecek kondisi BBM yang diduga bermasalah. Ini langkah yang perlu didalami lebih lanjut untuk menghindari kerugian yang lebih besar bagi konsumen," ujarnya pada Jumat (4/3/2025).

DPRD juga mendorong warga yang mengalami kerugian akibat dugaan BBM bermasalah untuk menempuh jalur hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Budiono menyebutkan bahwa edukasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat sangat diperlukan agar hak-haknya dapat terlindungi.

Selain itu, Budiono menyoroti pentingnya transparansi dalam distribusi BBM dan meminta Pertamina untuk lebih terbuka terhadap hasil pemeriksaan yang dilakukan. "Jangan sampai ada praktik yang merugikan masyarakat. Kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah distribusi BBM telah sesuai dengan standar yang ditetapkan," katanya.

DPRD berencana melakukan kunjungan langsung ke sejumlah SPBU guna memastikan tidak ada unsur kecurangan dalam distribusi bahan bakar. Budiono menambahkan bahwa laporan warga yang menyebutkan adanya campuran zat asing dalam BBM harus ditindaklanjuti secara serius.

"Kami akan mengawal persoalan ini hingga tuntas agar masyarakat mendapatkan BBM berkualitas dan tidak mengalami kerugian akibat dugaan kelalaian atau penyimpangan dalam distribusi BBM," tutupnya. (Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar