DPRD Kota Balikpapan

DPRD Balikpapan Janji Tindaklanjuti Kelangkaan Solar, SPBU Akan Diupayakan Buka 24 Jam

lihat foto
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri saat menemui puluhan mahasiswa dan sopir truk di Halaman Kantor DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (4/5/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri saat menemui puluhan mahasiswa dan sopir truk di Halaman Kantor DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (4/5/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama sopir truk di Halaman Kantor DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (4/5/2026), mendapat respons langsung dari Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri. 

Aksi tersebut menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dinilai semakin membebani para sopir angkutan barang.

Dalam pernyataannya, Alwi mengungkapkan bahwa terdapat delapan tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi. Salah satu tuntutan utama adalah mendesak agar SPBU di Balikpapan dapat beroperasi selama 24 jam, serta meminta penambahan kuota solar dari BPH Migas.

Ia mengaku telah menerima informasi terkait persoalan ini sejak pagi hari dan langsung berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk mencari solusi.

“Saya sudah sampaikan, kalau SPBU tidak buka 24 jam, ini akan terus menimbulkan masalah. Alhamdulillah, pihak Pertamina Patra Niaga menyambut baik dan menyanggupi untuk mengupayakan SPBU buka 24 jam. Tapi saya juga ingatkan, jangan sampai buka 24 jam tetapi kuotanya kosong,” ujar Alwi.

Ia menambahkan, upaya penambahan kuota solar bukan berada di ranah Pertamina, melainkan menjadi kewenangan BPH Migas yang berkedudukan di Jakarta.

Oleh karena itu, DPRD berencana mengajak perwakilan mahasiswa dan sopir truk untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi langsung ke BPH Migas.

lihat foto
Anggota DPRD Kota Balikpapan saat menemui puluhan mahasiswa dan sopir truk di Halaman Kantor DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (4/5/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Anggota DPRD Kota Balikpapan saat menemui puluhan mahasiswa dan sopir truk di Halaman Kantor DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (4/5/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

“Kami akan ajak perwakilan mahasiswa dan sopir truk untuk ke Jakarta bersama Pertamina Patra Niaga, guna menanyakan langsung soal kuota Balikpapan. Harapannya, ada penambahan kuota dan distribusi yang lebih merata,” jelasnya.

Alwi juga menyoroti kondisi distribusi solar di Balikpapan yang dinilai tidak ideal. Dari total 19 SPBU, hanya dua yang saat ini melayani bio solar. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang hingga ratusan kendaraan.

“Ini sudah keterlaluan. Balikpapan dikenal sebagai kota penghasil minyak, tapi justru mengalami kelangkaan BBM. Ini menjadi pertanyaan besar bagi kita semua,” tegasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar