Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap program-program yang telah disusun oleh pemerintah.
Menurutnya, dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), perlu dijelaskan secara rinci mengenai prioritas yang akan diambil.
"Kita harus menunggu dokumen RPJMD, karena di dalamnya akan tercantum visi dan misi lengkap, termasuk prioritas yang akan dijalankan. Namun, yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kemampuan keuangan daerah," ungkap Anhar.
Meski Anhar mengakui bahwa pembangunan Samarinda telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama dalam penataan kota dan pengelolaan sampah, ia menekankan bahwa setiap program harus disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah agar dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Tantangan terbesar bagi pemerintahan Andi Harun dan Saefuddin Zuhri, menurut Anhar, adalah memastikan bahwa setiap rencana pembangunan dapat terlaksana dengan baik.
Ia menegaskan bahwa visi untuk menjadikan Samarinda lebih maju tidak boleh sebatas kata-kata di atas kertas, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat.
"Kita harus mengakui bahwa banyak kemajuan yang telah dicapai, khususnya dalam penataan kota. Namun, keberhasilan tersebut harus didukung oleh pengelolaan yang tepat agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar