Indonesia Hadapi Tantangan Berat di Markas Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

oleh -
Editor: Ardiansyah
Rafael Struick saat menahan imbang Australia dengan skor 0-0 pada laga sebelumnya. Foto: IST/TransferMarkt
Rafael Struick saat menahan imbang Australia dengan skor 0-0 pada laga sebelumnya. Foto: IST/TransferMarkt

BorneoFlash.com, SYDNEY – Indonesia akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pekan ini. Meskipun berstatus sebagai underdog, skuad Garuda tetap optimis mampu membawa pulang tiga poin dari Sydney.

 

Saat ini, Indonesia hanya terpaut satu poin dari Australia di klasemen sementara Grup C. Socceroos menempati posisi kedua dengan koleksi tujuh poin, yang merupakan batas akhir untuk lolos otomatis ke Piala Dunia. 

 

Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan enam poin, unggul selisih gol dari Arab Saudi, Bahrain, dan China yang memiliki jumlah poin sama.

 

Menjelang duel yang akan digelar pada Kamis (20/3), penyerang Indonesia, Rafael Struick, mengingat kembali pertemuan sebelumnya melawan Australia. Pada babak 16 besar Piala Asia Januari lalu, Garuda harus mengakui keunggulan Socceroos dengan skor 0-4. 

 

Namun, pada pertemuan berikutnya di kualifikasi Piala Dunia pada September, Indonesia berhasil menahan imbang Australia dengan skor 0-0.

 

Berdasarkan pengalaman tersebut, pemain Brisbane Roar itu menyadari bahwa Indonesia tetap tidak diunggulkan dalam laga nanti. Namun, ia menegaskan bahwa timnya akan berjuang keras untuk meraih hasil positif.

 

“Kami melawan mereka di Piala Asia dan kalah 4-0, namun itu adalah awal dari proses ini. Di laga itu, kami sangat kuat di 20 menit awal dan saya kira kami seharusnya bisa mencetak gol. Setelahnya, Socceroos lebih menguasai permainan dan Anda bisa melihat kualitas mereka untuk mencetak empat gol,” ujar Struick, dikutip dari situs resmi AFC.

 

“Tetapi pada pertemuan berikutnya kami bermain imbang 0-0 di kualifikasi Piala Dunia dan, sejujurnya, saya pikir itu adalah hasil yang adil. Kami bisa saja menang atau kalah. Itu bukan permainan terbaik dari kedua pihak, tetapi penonton tetap terhibur.”

Baca Juga :  Pengukuhan Pengurus DP Ranting PP-PAUD, Sekda Berharap Anak PAUD Jadi Generasi Unggul 

 

“Mendapat satu poin dari laga itu adalah hasil bagus bagi kami, namun saya pikir laga berikutnya akan sulit. Saya pikir kami masih underdog, namun kami telah menunjukkan dan akan menunjukkan bahwa kami bisa meraih hasil di sana. Kami akan melakukan segalanya demi mendapat tiga poin,” jelas Struick.

 

Laga melawan Australia ini akan menjadi ujian besar bagi tim asuhan Shin Tae-yong dalam upaya mereka mengamankan tiket ke putaran berikutnya. Dengan semangat juang tinggi dan persiapan matang, Indonesia berharap bisa mencetak sejarah dengan meraih kemenangan di kandang lawan. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.