Ramadhan Fest 2025 digelar sebagai wujud perayaan hari jadi Kabupaten PPU yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang peningkatan iman dan takwa, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy mengakui bahwa PPU masih memerlukan perhatian khusus mengingat perannya sebagai pintu gerbang menuju IKN. “Kami menyadari masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Namun, PPU memiliki potensi luar biasa untuk berkembang,” ujarnya.
Bupati PPU, Mudyat Noor, diakui sebagai pemimpin yang memiliki visi kuat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Bupati PPU ini punya latar belakang sebagai entrepreneur, sehingga diharapkan dapat memaksimalkan potensi daerah guna meningkatkan PAD yang saat ini masih kecil,” tambah Rudy.
Saat ini, Kabupaten PPU menempati peringkat sembilan dari sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Kaltim dalam hal nilai anggaran. Namun, Rudy optimistis bahwa dengan berbagai potensi yang dimiliki, termasuk nilai tanah yang semakin meningkat, PPU dapat berkembang pesat.
Sejalan dengan tema Ramadhan Fest PPU 2025, yakni "Memperkuat Tali Silaturahmi dan Kolaborasi yang Penuh Berkah untuk Nusantara", Rudy mengajak seluruh masyarakat untuk mempererat persaudaraan dan bersinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur, pembangunan akses jalan Pulau Balang juga menjadi prioritas utama. Dengan akses yang lebih baik, Rudy yakin bahwa PPU akan mampu berlari kencang mengejar percepatan pembangunan guna menjadi daerah maju dan sejahtera. (
*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar