BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan hingga kini masih menunggu penetapan tarif untuk layanan transportasi umum Balikpapan City Trans (BCT).
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Zulkipli, menjelaskan bahwa penetapan tarif tersebut tergantung pada Surat Keputusan (SK) yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Kami sudah mengusulkan tarif berbayar untuk BCT, tetapi sampai sekarang belum ada penetapan resmi dari pemerintah pusat," ujarnya.
Zulkipli menambahkan bahwa Pemkot Balikpapan, dalam hal ini Dinas Perhubungan, tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan tarif secara langsung. "Kami masih menunggu SK dari Kemenhub dan Kemenkeu untuk menentukan tarif tersebut," jelas Zulkipli.
Sebelum tarif diberlakukan, Zulkipli memastikan akan ada sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat mengenai penetapan tarif dan mekanisme penerapannya.
"Kalau sudah ada penetapan, baru kita sosialisasikan kapan tarif mulai diberlakukan. Kita juga akan berkoordinasi untuk memastikan apakah ada tahap sosialisasi terlebih dahulu," katanya.
Menurut Zulkipli, tarif yang diusulkan untuk BCT adalah sebesar Rp 4.500,- per perjalanan. Namun, ia menegaskan bahwa tarif ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat dan baru akan diumumkan setelah ada penetapan resmi.
"Begitu sudah ada keputusan, baru kami umumkan tarif ini kepada masyarakat," ungkapnya.
Saat ini, jaringan BCT di Kota Balikpapan masih terdiri dari tiga koridor, dan belum ada rencana untuk memperluas jaringan tersebut. Meskipun demikian, Zulkipli menyampaikan bahwa keberadaan BCT mendapat sambutan positif dari masyarakat.
"Animo masyarakat sangat bagus terhadap BCT. Semua kota besar menuju sistem transportasi umum massal, dan kami sangat mendukung program ini," ujarnya.
Menurut Zulkipli, berdasarkan perjanjian yang ada, Pemkot Balikpapan akan mulai mengambil alih operasional BCT pada tahun 2027.
"Kami sangat berterima kasih kepada Kemenhub yang telah mengadakan program BCT ini. Dengan adanya BCT, diharapkan akan meningkatkan kualitas transportasi umum di Balikpapan," tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar