BPPDRD Balikpapan

Pajak Daerah Jadi Target Terbesar Dukung Capaian PAD Tahun 2023 

lihat foto
Plt Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Plt Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Adanya ancaman resesi ekonomi yang akan terjadi di tahun 2023, Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan tetap optimis target realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2023 dapat tercapai.

Terdapat empat sektor yang mendukung capaian PAD, yakni pajak daerah, retribusi daerah, pemakaian kekayaan daerah dan PAD yang sah lainnya.

"Tetap menjadi target terbesar adalah pajak daerah. Potensi paling besar dari pajak daerah masih di PBB, BPHTB, hotel, restoran serta pajak yang lainnya," jelas Plt Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan, Idham, Jumat (20/1/2023).

Idham mengakui jika angka ini cukup tinggi tetapi BPPDRD optimis bisa mencapai, dengan beberapa potensi yang menjanjikan. Salah satunya seperti proyek RDMP yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Balikpapan.


Apalagi pada tahun ini adalah yang paling optimal untuk melakukan kegiatan. Tahun ini akan dikebut pengerjaan proyeknya, sehingga tenaga kerjanya juga akan ditambah, untuk mengejar triwulan pertama tahun 2024 harus sudah selesai karena akan diresmikan Presiden Joko Widodo.

"Tahun 2023 proyek RDMP akan dikebut, memerlukan banyak pekerja dan berdampak pada ekonomi masyarakat dan pajak daerah. Itu yang menambah optimis kami," terangnya.

Saat ditanya terkait pertumbuhan hotel yang akan mendorong capaian, ia menuturkan jika memang ada beberapa hotel baru yang bertambah dan hotel-hotel yang lain juga sedang mulai bangkit.

"Mudah-mudahan tahun ini banyak event dan banyak kegiatan yang skala regional maupun nasional yang ada di Kota Balikpapan, yang akan menjadikan hotel-hotel dan restoran serta ekonomi yang lain juga berdampak untuk naik," harapnya.

Tak hanya itu, potensi-potensi ekonomi masyarakat juga semakin berkembang dan sudah mulai membaik pasca pandemi Covid-19.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar