Berita Kota Balikpapan

Kelangkaan Solar Berdampak Pada Pengusaha Angkutan Klotok   

lihat foto
Angkutan penyeberangan air antara Kota Balikpapan di Kampung Baru Balikpapan Barat ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Angkutan penyeberangan air antara Kota Balikpapan di Kampung Baru Balikpapan Barat ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Foto: BorneoFlash.com/Niken.

Diketahui, tarif klotok di pelabuhan speed boat Kampung Baru-Penajam atau sebaliknya, untuk dewasa Rp 10.500. Penumpang dua anak tarifnya dihitung satu penumpang dewasa.

Sementara untuk muatan sepeda motor standar dengan satu pengemudi dikenakan tarif Rp 36.000, sedangkan berboncengan cukup menambah Rp 2 ribu.

“Motor besar tarifnya Rp 56 ribu dengan satu pengemudi. dan berboncengan ditambah Rp 2 ribu saja,” imbuhnya.

Rustam menambahkan, enam kali Pulang Pergi Kampung Baru-Penajam, pendapatan kotornya sebesar Rp 400 ribu. Setelah dipotong biaya solar, makan minum dan rokok, serta upah juragan dan pembantu juragan kapal, sisa bersih yang dikantonginya Rp100 ribu.

Angkutan penyeberangan air antara Kota Balikpapan di Kampung Baru Balikpapan Barat ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Angkutan penyeberangan air antara Kota Balikpapan di Kampung Baru Balikpapan Barat ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Foto: BorneoFlash.com/Niken.

“Rata-rata sehari bersihnya ya bisa Rp 100 ribu, tapi itu juga harus dikeluarkan untuk perawatan dan lainnya,” urainya.

Rustam pun berharap kelangkaan solar bisa segera diatasi, karena dirinya hanya bergantung pada klotok miliknya.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar