Menurutnya, Program RPL diharapkan mampu menjadi jembatan bagi masyarakat yang selama ini terkendala melanjutkan pendidikan formal, meski telah memiliki pengalaman dan kompetensi yang relevan di dunia kerja.
“Kami berharap Program RPL dapat memberikan pengakuan terhadap pengalaman dan kompetensi yang dimiliki masyarakat, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Paser,” katanya.
Zulkarnain juga mengungkapkan adanya hubungan historis yang erat antara Kabupaten Paser dan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.
“Salah satu rektor awal Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda merupakan Bupati Paser pertama. Karena itu, terdapat ikatan sejarah yang kuat antara kampus tersebut dan masyarakat Paser,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Paser, M. Yunus Syam, mengapresiasi terselenggaranya Program RPL yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sebagai modal menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan dunia kerja.
“Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kabupaten Paser,” pungkas Yunus. (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar