Berita Nasional Terkini

Kementerian PU Percepat Program Prioritas Presiden 2026, Progres Sekolah Rakyat dan Irigasi Capai Target

lihat foto
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. FOTO: ANTARA/Rivan Awal Lingga/wsj/pri.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. FOTO: ANTARA/Rivan Awal Lingga/wsj/pri.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden RI sepanjang 2026. 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan percepatan program prioritas menjadi fokus utama kementeriannya dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, ketepatan sasaran, serta akuntabilitas pelaksanaan proyek.

Dody mengatakan Kementerian PU terus mengawasi setiap tahapan pelaksanaan program untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.

"Percepatan program-program prioritas ini terus kami kawal lebih ketat dari sisi kesiapan pelaksanaan, hambatan di lapangan, dan ketepatan jadwal, khususnya untuk akses jalan, pengendalian banjir, Sekolah Rakyat, dan jaringan irigasi," ujar Dody di Jakarta, Rabu.

Kementerian PU mencatat kemajuan signifikan pada sejumlah proyek infrastruktur strategis hingga akhir Mei 2026.

Program pembangunan Sekolah Rakyat, revitalisasi madrasah, penanganan jalan daerah, pengembangan jaringan irigasi, hingga proyek kawasan pangan nasional terus menunjukkan perkembangan positif.

Pada program Sekolah Rakyat, Kementerian PU berhasil mendorong progres fisik pembangunan 93 unit sekolah hingga mencapai 67,50 persen. Sementara itu, progres keuangan program tersebut mencapai 44,33 persen.

Kementerian PU juga mempercepat revitalisasi 856 madrasah. Hingga akhir Mei 2026, program ini mencatat progres fisik sebesar 41,88 persen dan progres keuangan sebesar 33,22 persen.

Untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung produktivitas daerah, Kementerian PU membangun serta meningkatkan 408,57 kilometer jalan dan membangun 375,88 meter jembatan. Program penanganan jalan daerah tersebut telah mencapai progres fisik 75,10 persen dan progres keuangan 59,49 persen.

Di sektor ketahanan pangan, Kementerian PU mengembangkan jaringan irigasi daerah dengan target layanan seluas 19.760 hektare. Program ini telah mencapai progres fisik 82,73 persen dan progres keuangan 38,36 persen.

Selain itu, Kementerian PU terus mempercepat pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam di Papua Selatan. Hingga akhir Mei 2026, proyek tersebut mencatat progres fisik 12,67 persen dan progres keuangan 2,63 persen.

Melalui proyek KSPEAN Wanam, Kementerian PU membuka akses jalan sepanjang 138,5 kilometer, membangun infrastruktur pengendalian banjir seluas 7.503 hektare, serta mengembangkan kawasan produktif seluas 4.870 hektare.

Kementerian PU optimistis percepatan pembangunan infrastruktur strategis ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan produktivitas daerah, mendukung ketahanan pangan nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar