Berita Nasional Terkini

BGN Peringatkan Masyarakat tentang Penipuan Program MBG

lihat foto
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menemui para demonstran yang diduga menjadi korban penipuan titik SPPG Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). FOTO: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menemui para demonstran yang diduga menjadi korban penipuan titik SPPG Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). FOTO: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya menegaskan masyarakat hanya bisa mendaftar sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui portal resmi mitra.bgn.go.id.

Sony menyampaikan hal itu saat menerima korban dugaan penipuan program dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Jawa Barat di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa. Ia meminta masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program MBG.

Sony menjelaskan BGN tidak bekerja sama dengan kelompok, organisasi, maupun yayasan tertentu dalam proses perekrutan mitra SPPG. BGN mewajibkan setiap calon mitra mendaftar secara mandiri melalui portal resmi.

“Pendaftaran mitra SPPG dilakukan secara perorangan melalui portal resmi mitra.bgn.go.id, bukan lewat kelompok atau yayasan,” kata Sony.

Sony juga membuka ruang dialog dengan para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi dan menyerahkan bukti dugaan penipuan, seperti foto, bukti transfer, hingga rekaman percakapan.

Ia menegaskan BGN akan berkoordinasi dengan Polri dan Polda apabila menemukan unsur pidana dalam kasus dugaan penipuan tersebut.

Koordinator aksi, Usep Sarwan, mengatakan dirinya bersama 23 korban lain datang untuk meminta penjelasan terkait dugaan penipuan yang terjadi di Kabupaten Bandung dan Sumedang.

Usep menyebut oknum yayasan diduga mencatut nama pejabat tinggi BGN dan Kementerian Pertahanan untuk meyakinkan masyarakat agar mengikuti program pembangunan dapur MBG.

“Kami ingin memastikan apakah yayasan tersebut benar terdaftar sebagai mitra resmi BGN atau tidak,” ujar Usep.

Ia juga mengaku telah membangun dapur MBG di Sukasari, Kota Bandung. Namun, setelah pembangunan selesai, pihak yayasan tidak memberikan arahan maupun tindak lanjut terkait operasional program tersebut. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar