Berita Nasional Terkini

Danantara Pastikan DSI Transparan untuk Perkuat Ekspor SDA Indonesia

lihat foto
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat (doorstop) usai menjadi pembicara dalam Investor Daily Roundtable di Jakarta, Selasa (26/5/2026). FOTO: ANTARA/Rizka Khaerunnisa
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat (doorstop) usai menjadi pembicara dalam Investor Daily Roundtable di Jakarta, Selasa (26/5/2026). FOTO: ANTARA/Rizka Khaerunnisa

BorneoFlash.com, JAKARTA - Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjalankan operasional secara transparan guna menjaga kepercayaan pasar dan investor.

DSI mendapat tugas mengelola transaksi ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis seperti batu bara, crude palm oil (CPO), dan ferro alloy.

Pandu menjelaskan DSI akan beroperasi dalam dua tahap. Pada tahap pertama mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2026, DSI bertindak sebagai penilai dan perantara perdagangan ekspor. Selanjutnya, mulai Januari 2027, DSI akan membeli komoditas dari eksportir domestik lalu menjualnya ke pasar internasional.

Menurut Pandu, pembentukan DSI dapat memperkuat daya tawar Indonesia di pasar global dan menciptakan perdagangan komoditas SDA yang lebih sehat.

Ia menegaskan pemerintah tetap menghormati kontrak ekspor jangka panjang yang sudah dimiliki pelaku usaha sebelum DSI dibentuk.

Pandu juga menyebut model sentralisasi ekspor seperti DSI sudah diterapkan sejumlah negara Timur Tengah dan terbukti efektif meningkatkan posisi perdagangan global.

Ia menilai kekhawatiran pasar terhadap DSI dapat diatasi melalui komunikasi yang jelas serta eksekusi kebijakan yang konsisten. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar