Ia juga menyoroti pentingnya edukasi lingkungan sejak usia dini agar budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Menurutnya, sejumlah fasilitas pengelolaan sampah yang telah tersedia di beberapa wilayah Kukar sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak maupun masyarakat umum terkait proses daur ulang dan pengelolaan sampah.
“Edukasi itu penting supaya masyarakat tidak hanya tahu soal kebersihan dari teori, tetapi juga memahami dampaknya secara langsung,” jelasnya.
Selain edukasi, Sopan menilai pengelolaan ruang publik juga perlu diperhatikan agar masyarakat merasa lebih nyaman dan terdorong untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Ia menegaskan, persoalan sampah harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah dan masyarakat karena dampaknya berkaitan langsung dengan kesehatan maupun kualitas lingkungan daerah.
“Kalau kesadaran masyarakat masih rendah, sampah akan tetap jadi persoalan yang sulit diselesaikan,” tandasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar