Ia juga menekankan pentingnya penempatan lahan sekolah di lokasi strategis dan mudah dijangkau warga. Oleh karena itu, pemerintah akan mendorong agar penyediaan lahan pendidikan menjadi perhatian, dalam proses persetujuan site plan perumahan.
“Kita berharap lahan untuk sekolah berada di bagian depan dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Selain fasilitas pendidikan, Bagus juga menyinggung kewajiban penyediaan lahan pemakaman sebesar tiga persen oleh pengembang sesuai aturan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Bagus mengapresiasi penyedia jasa pembangunan serta jajaran Dinas Pendidikan yang dinilai berhasil melakukan pengawasan dan pengendalian proyek dengan baik.
SDN 022 Balikpapan Timur sendiri mulai tahun ini telah membuka penerimaan murid baru. Pemerintah juga akan melengkapi berbagai fasilitas penunjang agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.

Saat ini sekolah dibangun dengan 10 ruang kelas. Ke depan, pemerintah merencanakan penambahan bangunan baru dua lantai untuk menambah kapasitas ruang belajar.
“Mudah-mudahan kita tetap konsisten dengan visi misi Pak Wali Kota, yakni setiap tahun membangun minimal dua hingga tiga sekolah, baik SD maupun SMP,” ucap Bagus.
Kunjungan lapangan ke SDN 022 Balikpapan menjadi kunjungan akhir yang dilakukan Wakil Wali Kota Balikpapan bersama Asisten II dan Kepala OPD terkait, sebelumnya melakukan peninjauan lapangan ke persawahan yang berada di Gunung Binjai Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar