DPRD Kota Samarinda

Pembangunan Kota Dinilai Tak Bisa Hanya Andalkan APBD, Perbankan Diminta Terlibat

lihat foto
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Ketergantungan pembangunan daerah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dinilai sudah saatnya dikurangi melalui pelibatan berbagai sektor pendukung. 

Salah satu yang didorong untuk mengambil peran lebih besar ialah sektor perbankan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menilai keberadaan sejumlah bank nasional di Kota Samarinda belum diiringi kontribusi optimal terhadap pembangunan daerah. 

Menurutnya, aktivitas penghimpunan dana masyarakat yang dilakukan perbankan di Samarinda seharusnya juga diimbangi dengan dukungan nyata bagi kepentingan publik.

“Berbagai bank besar menjalankan kegiatan usaha dan memperoleh keuntungan di Samarinda. Karena itu, sudah sewajarnya kontribusi sosial terhadap pembangunan kota juga lebih ditingkatkan,” ujarnya, pada Selasa (19/5/2026).

Ia menilai program CSR yang dijalankan perbankan tidak seharusnya hanya terbatas pada bantuan sosial dalam skala kecil.

Menurutnya, dana CSR dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas publik yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar