Selain program beasiswa, DPRD juga menyoroti keterbatasan daya tampung SMP di Kota Samarinda. Jumlah lulusan sekolah dasar setiap tahun dinilai belum sebanding dengan kapasitas sekolah lanjutan yang tersedia.
Rohim menjelaskan, persoalan tersebut kerap muncul saat pelaksanaan penerimaan peserta didik baru, khususnya di kawasan dengan jumlah penduduk usia sekolah yang cukup besar.
“Masih terdapat lulusan sekolah dasar yang kesulitan memperoleh sekolah lanjutan karena kapasitas SMP negeri di beberapa wilayah belum memadai,” tegasnya.
Ia meminta Pemerintah Kota Samarinda segera menyusun data pendidikan yang lebih akurat dan terukur guna mengetahui kebutuhan sekolah di tiap wilayah. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar perencanaan pembangunan fasilitas pendidikan baru.
DPRD Samarinda juga mendorong pembangunan tambahan SMP di kawasan yang memiliki jumlah lulusan SD tinggi namun minim sarana pendidikan.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan dan memastikan seluruh pelajar memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan.
Melalui rekomendasi itu, DPRD berharap seluruh lulusan SD di Kota Samarinda dapat tertampung di jenjang pendidikan berikutnya. Dewan pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemerataan layanan pendidikan agar lebih inklusif dan sesuai kebutuhan masyarakat.(*/advdprdsamarinda)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar