DPRD Kota Bontang

DPRD Bontang Minta SPMB Berimbang, Sekolah Swasta Jangan Sampai Kehilangan Murid

lihat foto
Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry. Foto: BorneoFlash/IST
Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry. Foto: BorneoFlash/IST

BorneoFlash.com, BONTANGDPRD Kota Bontang menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan penerimaan peserta didik baru antara sekolah negeri dan swasta dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, menegaskan sekolah swasta perlu mendapatkan porsi yang adil dalam proses penerimaan siswa agar keberlangsungan pendidikan di seluruh jenjang tetap terjaga secara merata.

Menurutnya, distribusi peserta didik yang tidak seimbang berpotensi memengaruhi eksistensi sekolah swasta apabila sebagian besar siswa terserap ke sekolah negeri.

“Sekolah swasta juga ingin diberikan porsi dalam penerimaan siswa,” ujar Alfin saat pertemuan dengan PGRI Bontang, pada Selasa (12/5/2026).

Ia menilai, selain pengaturan kuota penerimaan siswa, pemerintah juga perlu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di sekolah swasta agar sejalan dengan dukungan yang diberikan melalui kebijakan maupun anggaran pendidikan.

“Yang perlu kita tekankan bagaimana kualitas pendidikan di sekolah swasta itu bisa berbanding lurus dengan apa yang diberikan pemerintah,” tegasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar