Berita Nasional Terkini

Menlu ASEAN Perkuat Persatuan Kawasan di Tengah Konflik Timur Tengah

lihat foto
Pertemuan bilateral Menlu Indonesia-Filipina. Menteri Luar Negeri Sugiono (kanan) bersama Menteri Luar Negeri Filipina Theresa P. Lazaro (kiri) menyampaikan keterangan pers usai pertemuan ke-8 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Fi
Pertemuan bilateral Menlu Indonesia-Filipina. Menteri Luar Negeri Sugiono (kanan) bersama Menteri Luar Negeri Filipina Theresa P. Lazaro (kiri) menyampaikan keterangan pers usai pertemuan ke-8 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Filipina di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. FOTO: ANTARA /Dhemas Reviyanto/wsj.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Para menteri luar negeri ASEAN menegaskan komitmen menjaga persatuan dan stabilitas kawasan di tengah ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Filipina, Maria Theresa P. Lazaro, menegaskan ASEAN tetap fokus menjalankan agenda jangka panjang meski situasi global terus berubah.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) di Cebu, Kamis.

Dalam pertemuan itu, para menlu membahas pembangunan Komunitas ASEAN, perkembangan situasi di Myanmar, serta implementasi Konsensus Lima Poin ASEAN.

ASEAN juga mempercepat integrasi Timor Leste setelah resmi menjadi anggota penuh organisasi tersebut.

Selain itu, para menlu menyiapkan peringatan 50 tahun Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC) yang akan berlangsung pada Juli 2026.

Pertemuan AMM menjadi agenda penting menjelang KTT ke-48 ASEAN bertema “Menavigasi Masa Depan Kita, Bersama”.

Sebagai Ketua ASEAN 2026, Filipina turut mendorong pembahasan ketahanan energi di tengah krisis pasokan minyak global akibat konflik Timur Tengah. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar