BorneoFlash.com, JAKARTA - Para menteri luar negeri ASEAN menegaskan komitmen menjaga persatuan dan stabilitas kawasan di tengah ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah.
Menteri Luar Negeri Filipina, Maria Theresa P. Lazaro, menegaskan ASEAN tetap fokus menjalankan agenda jangka panjang meski situasi global terus berubah.
Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) di Cebu, Kamis.
Dalam pertemuan itu, para menlu membahas pembangunan Komunitas ASEAN, perkembangan situasi di Myanmar, serta implementasi Konsensus Lima Poin ASEAN.
ASEAN juga mempercepat integrasi Timor Leste setelah resmi menjadi anggota penuh organisasi tersebut.
Selain itu, para menlu menyiapkan peringatan 50 tahun Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC) yang akan berlangsung pada Juli 2026.
Pertemuan AMM menjadi agenda penting menjelang KTT ke-48 ASEAN bertema “Menavigasi Masa Depan Kita, Bersama”.
Sebagai Ketua ASEAN 2026, Filipina turut mendorong pembahasan ketahanan energi di tengah krisis pasokan minyak global akibat konflik Timur Tengah. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar