Berita Nasional

Bahlil Dampingi Prabowo Dorong Interkoneksi Listrik ASEAN di KTT ASEAN 2026

lihat foto
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/5/2026). FOTO : ANTARA/Putu Indah Savitri/am.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/5/2026). FOTO : ANTARA/Putu Indah Savitri/am.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo Subianto membahas penguatan kerja sama energi dan interkoneksi listrik antarnegara ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu pada 7 – 8 Mei 2026.

Para pemimpin ASEAN menjadikan interkoneksi listrik lintas negara sebagai salah satu agenda utama untuk memperkuat ketahanan energi dan menjaga stabilitas pasokan listrik di kawasan.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan Indonesia terus mendorong kerja sama energi regional melalui penguatan konektivitas energi, diversifikasi pasokan, dan percepatan transisi energi berkelanjutan.

“Indonesia terus mendorong penguatan kerja sama energi ASEAN guna memastikan ketahanan energi kawasan tetap terjaga,” ujar Anggia di Jakarta, Kamis.

Dalam rangkaian KTT ASEAN ke-48, Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara ASEAN membahas sejumlah isu strategis, mulai dari kerja sama energi, stabilitas ekonomi, hingga pembangunan berkelanjutan di kawasan.

Bahlil juga mendampingi Presiden dalam sejumlah pertemuan sektor energi yang menjadi perhatian bersama negara-negara ASEAN.

Anggia menilai partisipasi Indonesia dalam forum ASEAN menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi energi regional di tengah dinamika geopolitik global. Indonesia juga menegaskan pentingnya solidaritas dan koordinasi antarnegara ASEAN untuk menjaga stabilitas energi dan perekonomian kawasan.

KTT ASEAN 2026 mengusung tema “Navigating Our Future, Together” dengan fokus pada penguatan stabilitas kawasan, integrasi ekonomi, ketahanan pangan dan energi, serta pembangunan berkelanjutan ASEAN. (*

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar