BorneoFlash.com, BONTANG – Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, menegaskan bahwa persoalan pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani pemerintah daerah.
Menurutnya, langkah paling konkret untuk menekan angka pengangguran adalah dengan membuka lebih banyak lapangan kerja melalui peningkatan investasi.
Rustam menilai status Bontang sebagai kota industri seharusnya menjadi modal besar untuk menarik investor. Namun, potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
“Bontang ini kota industri. Seharusnya peluang investasi sangat besar, tinggal bagaimana kita mempromosikan daerah dan memberikan kemudahan bagi para investor,” ujarnya, pada Senin (4/5/2026).
Karena itu, DPRD mendorong Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang untuk meningkatkan kinerja dalam menarik minat investor masuk ke daerah.
Menurut Rustam, masih banyak peluang investasi yang dapat dikembangkan dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan pemerintah daerah, jumlah pengangguran di Kota Bontang saat ini masih berada di kisaran 6.000 jiwa. Kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi pemerintah untuk terus memperkuat iklim investasi.
Di sisi lain, capaian investasi Bontang yang telah menembus angka lebih dari Rp3 triliun dinilai sebagai perkembangan positif. Namun, menurutnya, angka tersebut masih memiliki peluang untuk ditingkatkan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar