Berita Balikpapan Terkini

Hardiknas 2026 di Balikpapan: Komitmen Pendidikan Bersih KKN hingga Gerakan Satu Guru Satu Buku Diluncurkan

lihat foto
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud, memimpin penandatanganan komitmen bersama Satgas Sistem Penerimaan Murid Baru bebas praktik KKN. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud, memimpin penandatanganan komitmen bersama Satgas Sistem Penerimaan Murid Baru bebas praktik KKN. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Balikpapan tak sekadar seremoni. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen mewujudkan pendidikan yang bersih, inklusif, dan berkualitas.

Dalam rangkaian Upacara Hardiknas 2026 yang digelar di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Sabtu (2/5/2026), Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud, memimpin penandatanganan komitmen bersama Satgas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bebas praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). 

Kegiatan ini turut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap transparansi pendidikan.

Tak hanya itu, sejumlah program strategis juga diluncurkan dalam kesempatan tersebut. Di antaranya buku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat berbasis kearifan lokal Balikpapan, pencanangan wajib belajar satu tahun pra-sekolah dasar, serta program “Satu Guru Satu Buku” (SAGU SAKU) untuk jenjang SD dan SMP.

Selain peluncuran program, pemerintah kota juga memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan (PTK) berprestasi serta siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, yang menjadi kunci kemajuan daerah.

lihat foto
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Balikpapan, pada Sabtu (2/5/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Balikpapan, pada Sabtu (2/5/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

“Pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pembangunan di Kota Balikpapan. Kualitas SDM hanya bisa tercapai jika akses pendidikan merata bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keadilan dalam dunia pendidikan, tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.

“Kita ingin memastikan setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar, tanpa membedakan anak pejabat atau bukan, kaya maupun miskin,” tegasnya.


Selain itu, penguatan literasi dan literasi digital dinilai menjadi kebutuhan mendesak di era modern.

Kemampuan memahami informasi dan beradaptasi dengan teknologi disebut sebagai bekal penting bagi generasi muda.

Wali Kota turut mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan komunitas, untuk berkolaborasi dalam mendukung program pendidikan.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar pemerataan pendidikan bisa terwujud di seluruh wilayah kota,” katanya.

Di akhir kegiatan, Rahmad Mas’ud juga mengapresiasi para pelajar yang terlibat dalam upacara serta mengajak masyarakat mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinisiasi Prabowo Subianto.

lihat foto
Penandatanganan komitmen bersama Satgas Sistem Penerimaan Murid Baru bebas praktik KKN. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penandatanganan komitmen bersama Satgas Sistem Penerimaan Murid Baru bebas praktik KKN. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Gerakan tersebut menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi rutin, penataan ruang publik, serta peningkatan kesadaran masyarakat.

Berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang adil, transparan, dan relevan dengan tantangan zaman. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar