Berita Balikpapan Terkini

DP3AKB Gandeng PWI Balikpapan Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak 

lihat foto
Puluhan wartawan mengikuti kegiatan sosialisasi kerja sama lintas sektor dalam pencegahan KtPA, yang digelar di Aula Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Selasa (28/4/2026). Foto: BorneoFlash/Ist
Puluhan wartawan mengikuti kegiatan sosialisasi kerja sama lintas sektor dalam pencegahan KtPA, yang digelar di Aula Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Selasa (28/4/2026). Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Puluhan wartawan menghadiri kegiatan sosialisasi kerja sama lintas sektor dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTPA) yang digelar di Aula Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Balikpapan. 

Hadir sebagai narasumber, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim, AKBP Musliadi Mustafa serta wartawan senior PWI Balikpapan, Herry Trunajaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AKB Balikpapan, Nursyamsiarni Djufril Larose, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

lihat foto
Puluhan wartawan mengikuti kegiatan sosialisasi kerja sama lintas sektor dalam pencegahan KtPA, yang digelar di Aula Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Selasa (28/4/2026). Foto: BorneoFlash/Ist
Puluhan wartawan mengikuti kegiatan sosialisasi kerja sama lintas sektor dalam pencegahan KtPA, yang digelar di Aula Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Selasa (28/4/2026). Foto: BorneoFlash/Ist

Ia menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, kasus kekerasan di Balikpapan menunjukkan tren peningkatan dengan korban didominasi perempuan dan anak, terutama anak perempuan.

“Upaya komunikasi, informasi, dan edukasi merupakan langkah awal yang sangat penting dalam pencegahan. Kami berharap media dapat membantu membentuk pemahaman dan persepsi masyarakat,” ujarnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar