Berita Kaltim Terkini

Kloter Pertama Jemaah Haji Kaltim Berangkat, 360 Orang Dilepas dari Balikpapan

lihat foto
Kloter pertama jemaah haji asal Samarinda resmi diberangkatkan melalui Bandara SAMS Sepinggan pada Minggu (26/4/2026) malam. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kloter pertama jemaah haji asal Samarinda resmi diberangkatkan melalui Bandara SAMS Sepinggan pada Minggu (26/4/2026) malam. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Ditahun 2026, keberangkatan jemaah haji Kalimantan Timur (Kaltim) mulai diberangkatkan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. 

Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Mohlis Hasan, menyampaikan bahwa kloter pertama jemaah haji asal Samarinda resmi diberangkatkan melalui Bandara SAMS Sepinggan pada Minggu (26/4/2026) malam.

Kloter pertama ini berjumlah 360 orang, terdiri dari 356 jemaah dan 4 petugas. Dari total tersebut, sebanyak 153 jemaah laki-laki dan 207 perempuan. Jemaah lanjut usia (lansia) tercatat sebanyak 59 orang, sementara 21 jemaah menggunakan kursi roda.

Pemberangkatan dilakukan pada pukul 23.55 WITA menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan 4101.

Mohlis Hasan juga menjelaskan bahwa Embarkasi Balikpapan tahun ini akan memberangkatkan total 17 kloter dengan jumlah keseluruhan 5.387 jemaah. 

Selanjutnya, kloter kedua dijadwalkan tiba di embarkasi pada Senin (27/4/2026) pukul 21.00 WITA, yang berasal dari Balikpapan dengan jumlah 360 jemaah.

“Setelah kloter pertama diberangkatkan, kami akan langsung menerima kedatangan kloter berikutnya untuk proses persiapan keberangkatan,” ujarnya.

lihat foto
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Mohlis Hasan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Mohlis Hasan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Sebelum keberangkatan, para jemaah menerima sejumlah dokumen penting, di antaranya surat perintah masuk asrama, kartu asrama, serta kartu nusuk sebagai identitas utama selama pelaksanaan ibadah haji.

Selain itu, jemaah juga memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berupa dana sponsorship dari Bank Kaltimtara dalam bentuk buku tabungan.

Tahun ini, Kementerian Agama mengusung tagline penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih inklusif dan optimal bagi seluruh jemaah. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar