Ia menjelaskan, proses pembersihan dilakukan secara bertahap mengikuti pergerakan massa. Tim DLH mulai bekerja sejak siang hari di kawasan DPRD Kaltim dan Masjid Islamic Center, kemudian melanjutkan pembersihan ke area Kantor Gubernur pada malam hari.
“Pada siang hari, penanganan di kawasan DPRD dan Masjid Islamic Center telah diselesaikan. Selanjutnya, pada malam hari, tim difokuskan untuk melakukan pembersihan di sekitar Kantor Gubernur,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, DLH Samarinda mengerahkan sekitar 200 personel yang dibagi ke dalam beberapa tim kerja, mencakup penyapuan, pengangkutan sampah, penanganan saluran drainase, hingga penyemprotan dan penataan taman.

“Personel yang diturunkan terdiri atas berbagai tim, mulai dari penyapuan, pengangkutan, penanganan drainase, penyemprotan, hingga tim pertamanan,” ungkapnya.
Dengan dukungan personel tersebut, DLH menargetkan seluruh proses pembersihan dapat diselesaikan dalam waktu singkat agar tidak mengganggu aktivitas warga keesokan harinya.
“Kami menargetkan pembersihan dapat dituntaskan secepat mungkin, sehingga pada pagi hari kondisi lingkungan sudah kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar