Sementara itu, Juru Bicara Kepala Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen IKN sebagai kota yang inklusif dan terbuka terhadap keberagaman budaya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa IKN adalah ruang yang terbuka bagi berbagai budaya dan komunitas, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Salah satu penampil, Maria Calista, mengaku terkesan dengan suasana IKN yang asri dan nyaman.
“Saya senang sekali berada di IKN. Alamnya indah, cocok untuk jogging, bersepeda, menikmati udara segar, pepohonan, hingga suara burung. Di sini kita bisa healing dari keramaian,” ungkapnya.

Antusiasme juga datang dari penonton. Irene, salah satu pengunjung, mengaku sangat menikmati konser tersebut.
“Senang sekali Otorita IKN menghadirkan konser Batak ini. Acaranya seru dan menyenangkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN terus mendorong terciptanya ruang publik yang hidup, inklusif, serta mempererat kebersamaan lintas budaya sebagai bagian dari pembangunan Nusantara. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar