Pemerintah Kota Balikpapan

Ribuan Siswa Balikpapan Terdampak Terhentinya Distribusi MBG

zoom-inlihat foto
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. Foto: BorneoFlash/Ardian
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. Foto: BorneoFlash/Ardian

“Informasi dari Badan Gizi Nasional, ini terkait IPAL, artinya ada upaya peningkatan kualitas sumber MBG. Saya rasa ini bagus dalam rangka meningkatkan kualitas hasil makanan bergizi gratis,” jelasnya.

Menurutnya, langkah penertiban ini penting agar program MBG tidak hanya berjalan secara luas, tetapi juga memenuhi standar kesehatan yang layak dikonsumsi siswa.

Dampak terhadap kegiatan belajar mengajar dinilai masih terkendali. Penutupan SPPG terjadi bertepatan dengan jadwal tes kompetensi akhir siswa SD dan SMP yang berlangsung selama 10 hingga 15 hari ke depan.

“Kalau berpengaruh pasti berpengaruh, hanya saja momennya pas karena anak-anak sedang menghadapi tes kompetensi akhir,” katanya.

Momentum ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mempercepat pembenahan SPPG tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa secara signifikan.

Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan kedepan program MBG tidak hanya menjangkau lebih banyak penerima, tetapi juga memiliki standar kualitas yang lebih ketat. 

Dengan demikian, manfaat program tidak sekadar pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjamin keamanan dan kesehatan makanan bagi peserta didik. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar