BorneoFlash.com, NUSANTARA – Pembangunan kawasan kompleks legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dipacu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target penyelesaian pada periode 2027–2028.
Proyek strategis ini mencakup pembangunan gedung-gedung utama lembaga negara sekaligus infrastruktur pendukung, termasuk jaringan jalan dan utilitas kawasan.
Pada Kawasan legislatif, pembangunan direncanakan meliputi sejumlah gedung utama, yakni Gedung Paripurna, Gedung DPR, Gedung DPD, dan Gedung MPR.
Gedung Paripurna akan menjadi pusat kegiatan dengan kapasitas mencapai 1.579 orang. Saat ini, desain proyek masih dalam tahap finalisasi dan menunggu persetujuan Presiden.
Selain itu, pembangunan jalan kawasan sepanjang 3,7 kilometer juga tengah disiapkan guna mendukung konektivitas antarbangunan. Tahapan awal berupa pembersihan lahan telah dilaksanakan sebagai bagian dari percepatan proyek.
Sementara itu, pembangunan kawasan yudikatif dibagi ke dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama mencakup pembangunan Gedung Mahkamah Agung beserta fasilitas pendukung dan Plaza Keadilan. Paket kedua meliputi pembangunan Gedung Mahkamah Konstitusi, kawasan yudisial, serta masjid.

Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar