Pemkot Samarinda

Tak Sekadar Speedboat, Armada Baru BPBD Samarinda Siap Hadapi Situasi Darurat

zoom-inlihat foto
Speadboat Baru BPBD Kota Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Speadboat Baru BPBD Kota Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda menegaskan bahwa pengadaan satu unit speedboat dengan nilai Rp1,69 miliar bukanlah pembelian kapal biasa. 

Armada tersebut disiapkan secara khusus sebagai kapal penyelamat (rescue), bukan sebagai sarana transportasi penumpang seperti speedboat komersial pada umumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa aspek spesifikasi teknis menjadi pertimbangan utama dalam proses pengadaan. 

Hal ini disesuaikan dengan karakteristik Sungai Mahakam yang memiliki arus deras serta aktivitas pelayaran yang padat, sehingga membutuhkan armada yang kuat dan memiliki respons cepat.

“Sejak awal, kapal ini dirancang khusus untuk mendukung kegiatan penyelamatan, bukan sebagai kapal angkutan penumpang. Selain itu, armada ini dilengkapi perangkat navigasi yang memang diperuntukkan bagi operasi rescue,” ujar Warso, pada Rabu (8/4/2026).

Proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-katalog dengan melibatkan penyedia dari wilayah Sidoarjo, Surabaya. 

Metode tersebut dipilih sebagai langkah menjaga transparansi sekaligus memastikan hasil produksi memenuhi standar kebutuhan operasional di lapangan.

Merujuk pada dokumen spesifikasi teknis, kapal ini termasuk dalam kategori Rigid Hull Aluminium Boat dengan panjang 7 meter, lebar 2,2 meter, serta tinggi lambung 0,7 meter. 

Kapal tersebut juga memiliki draft 0,35 meter yang memungkinkan manuver lebih stabil di perairan sungai sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap benturan.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar