Berita Nasional Terkini

BGN: 29.400 Dapur MBG Lolos Verifikasi, 27.900 Sudah Beroperasi

lihat foto
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (kanan) didampingi Sekretaris Deputi (Sesdep) Promosi dan Kerja Sama BGN Lalu Muhammad Iwan Mahardan (kiri) memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan prak
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (kanan) didampingi Sekretaris Deputi (Sesdep) Promosi dan Kerja Sama BGN Lalu Muhammad Iwan Mahardan (kiri) memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan praktik jual beli titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Markas Polda NTB, Mataram, NTB, Jumat (29/5/2026). FOTO: ANTARA/Dhimas B.P.

BorneoFlash.com, MATARAM - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengungkapkan sebanyak 29.400 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah lolos verifikasi secara nasional. 

Dari jumlah tersebut, 27.900 dapur sudah beroperasi melayani penerima manfaat di berbagai daerah.

Menurut Sony, jumlah dapur yang terverifikasi telah mencapai sekitar 80 persen dari kebutuhan nasional sebanyak 30.000 dapur. BGN kini menunggu hasil validasi data riil, terutama untuk wilayah terpencil.

BGN menargetkan penyaluran MBG kepada 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Sasaran program tidak hanya peserta didik, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta tenaga pendidik.

"Kami memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik, dan tenaga pendidik," ujar Sony dalam konferensi pers di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Sony juga menegaskan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tidak akan mengurangi kualitas layanan MBG. BGN tetap mempertahankan anggaran Rp15 ribu untuk porsi besar dan Rp13 ribu untuk porsi kecil.

Porsi besar senilai Rp15 ribu diberikan kepada siswa kelas 4 SD ke atas, ibu hamil, dan tenaga pendidik. Sementara porsi kecil senilai Rp13 ribu diperuntukkan bagi balita hingga siswa kelas 3 SD.

Anggaran tersebut mencakup biaya operasional, insentif, dan bahan baku makanan guna memastikan program MBG berjalan optimal. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar